Bandung.edujabar.com- Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga Kebun Binatang Bandung sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Jawa Barat sekaligus pusat konservasi satwa.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa keberadaan kebun binatang tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga nilai historis dan budaya yang telah melekat kuat di tengah masyarakat. Bahkan, tradisi berkunjung ke kebun binatang saat momen Lebaran telah menjadi kebiasaan turun-temurun warga Jawa Barat.
“Kebun binatang ini sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Ada anggapan bahwa Lebaran terasa belum lengkap tanpa berkunjung ke sana,” ujarnya.
Selain itu, kebun binatang yang juga dikenal dengan sebutan “Derenten” ini dinilai memiliki nilai sejarah panjang. Pengelolaannya tidak terlepas dari kontribusi pihak-pihak terdahulu, termasuk keluarga Bratakusumah yang berperan dalam menjaga keberlanjutannya.
Pemkot Bandung juga menaruh perhatian pada para pegawai yang telah lama mengabdi dalam merawat satwa. Mereka dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga eksistensi kebun binatang sebagai lembaga konservasi.
Dari sisi konservasi, pemerintah mendorong penguatan program perlindungan dan pengembangbiakan satwa endemik Jawa Barat, seperti surili, macan tutul Jawa, dan owa Jawa. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.
Meski demikian, pengelolaan kebun binatang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kritik masyarakat terkait kesejahteraan satwa. Pemerintah pun membuka ruang bagi publik untuk memberikan masukan demi perbaikan tata kelola ke depan.
Saat ini, Kebun Binatang Bandung masih belum dibuka untuk umum. Penutupan sementara dilakukan sebagai langkah kehati-hatian guna memastikan kesehatan dan keselamatan satwa melalui penerapan biosekuriti yang ketat.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkot Bandung berharap kebun binatang tetap menjadi simbol budaya sekaligus pusat edukasi dan konservasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sumber:RRI.co.id, BeritaKBB, Bandunghariini.com











