PURWAKARTA, EduJabar.com – Sebanyak 504 siswa terbaik SMK dari seluruh Jawa Barat mulai beradu kompetensi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Jawa Barat Tahun 2026. Ajang bergengsi yang menjadi etalase kemampuan lulusan pendidikan vokasi ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, di SMKN 1 Purwakarta, Rabu (10/6/2026).
Selama dua hari, 10–11 Juni 2026, para peserta akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan teknologi.
Dalam sambutannya, Kadisdik Jabar menegaskan bahwa LKS bukan sekadar perlombaan, melainkan ajang pembuktian atas kompetensi yang selama ini ditempa peserta didik di sekolah masing-masing.
“Optimalkan kompetensi yang dimiliki siswa untuk pembangunan di sekolah,” ujarnya.
Ajang Mencari Talenta Terbaik Jawa Barat
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa LKS merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mengembangkan kompetensi, kreativitas, sekaligus karakter peserta didik SMK.
“Lebih dari itu, LKS menjadi arena seleksi untuk menemukan putra-putri terbaik Jawa Barat yang akan membawa nama besar provinsi kita di tingkat nasional,” ungkapnya.
Tahun ini, LKS Dikmen Tingkat Jawa Barat digelar secara luring dan tersebar di enam sekolah pengampu dengan total 25 bidang lomba yang dipertandingkan.
Di SMKN 1 Purwakarta, peserta berkompetisi pada enam bidang, yakni Mekatronika, Sistem Kendali Industri, Teknik Pengkabelan Jaringan Informasi, Teknologi Desain Grafis, Teknologi Keamanan Siber, dan Teknologi Konstruksi Digital.
Sementara SMKN 2 Purwakarta menjadi lokasi lomba Komputasi Awan, Teknik Desain Laman, Teknik Perancangan Permesinan CAD, Teknologi Busana, Teknologi Informasi Piranti Lunak untuk Bisnis, serta Administrasi Sistem Jaringan.
Di Kabupaten Karawang, SMKN 1 Karawang menggelar tujuh bidang lomba, yaitu Elektronika, Robot Bergerak Otonom, Seni Gim Tiga Dimensi, Teknik Instalasi Kelistrikan, Teknik Pengelasan, Teknik Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor, serta Teknologi Otomotif Mobil.
Sedangkan SMKN 2 Karawang menjadi tuan rumah untuk bidang Hotel Resepsionis, Pelayanan Restoran, Pemasaran Digital, dan Tata Boga.
Adapun bidang Farmasi dilaksanakan di SMK Wirasaba Karawang, sementara bidang Keperawatan Kesehatan dan Sosial dipusatkan di SMK Sehati Karawang.
Melibatkan Lebih dari 1.100 Orang
Antusiasme terhadap LKS tahun ini terlihat dari jumlah peserta dan unsur pendukung yang mencapai 1.135 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 504 peserta didik SMK, 445 guru pembimbing, 75 dewan juri yang berasal dari dunia usaha dan dunia industri, akademisi, serta praktisi, dan 111 panitia dari tingkat sekolah pengampu maupun provinsi.
Dari sisi lokasi pelaksanaan, Kabupaten Purwakarta menjadi pusat kegiatan bagi 592 orang, sedangkan Kabupaten Karawang menampung 540 orang peserta dan unsur pendukung.
LKS Mandiri Tambah 13 Bidang Kompetisi
Selain kompetisi utama, Disdik Jabar juga menggelar LKS Mandiri pada 2–9 Juni 2026 secara luring dan daring dengan tambahan 13 bidang lomba.
Bidang tersebut meliputi Bricklaying, Wall and Floor Tiling, Autobody Repair, Metrology, Heavy Vehicle Technology, Refrigeration and Air Conditioning, Landscape and Gardening, Fishery, Nautics, Hair Dressing, Beauty Therapy, Cabinet Making, serta Kecerdasan Artifisial (KA/AI) sebagai kategori ekshibisi.
“Pada kegiatan pembukaan hari ini, penghargaan dan apresiasi juga diberikan secara simbolis kepada para pemenang LKS Mandiri sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka,” katanya.
Siap Wakili Jabar di Tingkat Nasional
LKS Tingkat Jawa Barat 2026 juga menjadi pintu seleksi menuju LKS Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026.
Pada ajang tersebut, Jawa Barat akan mengirimkan wakil pada 38 bidang lomba, terdiri atas 19 bidang lomba luring dan 19 bidang lomba daring.
Edy berharap para peserta yang nantinya terpilih dapat menjadi representasi terbaik pendidikan vokasi Jawa Barat di tingkat nasional.
“Kami berharap para siswa yang terpilih tidak hanya menjadi juara di atas panggung, tetapi juga menjadi lulusan SMK yang kompeten, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.
Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat












