Rapor Numerasi Jabar 2025 Belum Tembus Target, Disdik Tegaskan Perlu Intervensi Menyeluruh

BANDUNG, EDUJABAR.COM — Di tengah berbagai upaya perbaikan kualitas pendidikan, Jawa Barat masih menghadapi pekerjaan rumah besar: kemampuan numerasi siswa yang belum mencapai target.

Data Rapor Pendidikan 2025 menunjukkan capaian numerasi Jawa Barat masih berada di bawah target yang ditetapkan. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa perbaikan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan langkah yang lebih sistemik.

“Temuan tersebut sejalan dengan rapor pendidikan Jawa Barat tahun 2025 pada aspek numerasi yang masih berada di angka 66,81 atau belum mencapai target 70,6,” demikian disampaikan dalam rilis resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Ia mencerminkan kualitas pemahaman dasar siswa terhadap matematika dan logika kompetensi yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Tidak Bisa Lagi Setengah Hati

Dinas Pendidikan Jawa Barat menegaskan bahwa capaian yang belum optimal ini menuntut adanya intervensi yang menyeluruh, bukan sekadar program tambahan atau kegiatan sesaat.

Pendekatan yang dibutuhkan adalah perbaikan dari hulu ke hilir: mulai dari kualitas pembelajaran di kelas, kapasitas guru, hingga lingkungan belajar yang mendukung.

“Temuan ini juga sejalan dengan rapor numerasi Jawa Barat tahun 2025 yang belum mencapai target,” menjadi pengingat bahwa masalah ini bersifat struktural, bukan insidental.

Kolaborasi Jadi Kunci

Untuk menjawab tantangan tersebut, Disdik Jabar mendorong kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan solusi berbasis data, bukan sekadar asumsi. Perencanaan berbasis data (PBD) menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan benar-benar menjawab akar persoalan di lapangan.

Langkah ini juga menegaskan perubahan paradigma dalam dunia pendidikan: dari sekadar menjalankan program, menjadi membangun sistem yang adaptif dan berkelanjutan.

Alarm bagi Dunia Pendidikan

Rapor numerasi yang belum mencapai target seharusnya tidak dipandang sebagai kegagalan semata, melainkan sebagai alarm untuk berbenah.

Jika tidak segera ditangani secara serius, kesenjangan kemampuan dasar siswa berpotensi berdampak pada kualitas lulusan di masa depan termasuk kesiapan mereka memasuki dunia kerja dan kehidupan nyata.

Di titik inilah peran guru, sekolah, dan pemerintah menjadi krusial: bukan hanya mengejar target angka, tetapi memastikan setiap siswa benar-benar memahami, bukan sekadar menghafal.


Sumber:
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rapor Numerasi Jabar 2025 Belum Capai Target, Disdik Jabar Tegaskan Perlunya Intervensi Menyeluruh.
Link: https://disdik.jabarprov.go.id/berita/rapor-numerasi-jabar-2025-belum-capai-target-disdik-jabar-tegaskan-perlunya-intervensi-menyeluruh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *