BANDUNG, edujabar.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat semakin menguatkan arah pembangunan yang berbasis riset dan inovasi melalui kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penegasan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), usai penandatanganan nota kesepahaman sinergi antara Pemprov Jabar dan BRIN di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (24/12/2025).
Dalam sambutannya, KDM menekankan bahwa riset ilmiah harus menjadi kompas utama dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan daerah. Menurutnya, kebijakan yang tidak didukung oleh riset yang kuat seringkali tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kurang berdampak jangka panjang.
“Riset adalah sebuah keharusan. Ketika pembangunan tidak dibangun atas dasar penelitian, kebijakan bisa tidak tepat sasaran dan tidak tahan lama,” ujar KDM.
Intervensi Riset di Sektor Pangan dan Pertanian
Salah satu contoh nyata dari sinergi ini adalah pengembangan benih padi unggul hasil riset BRIN yang akan mulai didistribusikan pada musim tanam berikutnya. KDM yakin inovasi teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas padi di Jawa Barat—mendorong produksi dari rata-rata 4-5 ton per hektare menjadi 7-10 ton per hektare dengan lebih seringnya panen.
Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada sektor pangan, tetapi juga mencakup dukungan pada tata ruang, perikanan, peternakan, serta penguatan inovasi berbasis ekologi dan keberlanjutan.
Rumah Inovasi Daerah: Pusat Ekosistem Riset
Sebagai bagian dari kerja sama, BRIN akan membantu membangun Rumah Inovasi Daerah di Jawa Barat—sebuah fasilitas yang dirancang menjadi pusat riset dan inovasi untuk mendorong pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kepala BRIN, Arif Satria, menyambut baik langkah ini dan menuturkan bahwa fokus kolaborasi adalah memperkuat produktivitas sekaligus menjaga kelestarian alam.
“Ini adalah peluang besar untuk mempercepat implementasi riset dalam berbagai aspek pembangunan yang mendukung tata kelola serta mitigasi risiko bencana melalui pendekatan nature-based solutions,” ujar Arif.
Arah Kebijakan Pembangunan yang Lebih Tepat Sasaran
Dengan dukungan riset dan inovasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap seluruh program pembangunan dapat dirumuskan secara lebih akurat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini sekaligus menjadi dorongan untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang adaptif terhadap perubahan dan berdaya saing tinggi.
Sumber:
-
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat (via Biro Adpim Jabar) dipadukan dengan laporan resmi kerja sama BRIN dan Pemprov Jabar












