“Dzuhur Time” SMKN Situraja: Langkah Nyata Sekolah Vokasi Bangun Karakter Siswa

Avatar photo

Sumedang, 29/04/2026- Di tengah tantangan pendidikan modern yang semakin kompleks, pembentukan karakter menjadi salah satu fokus utama sekolah. SMKN Situraja menghadirkan sebuah program inspiratif bernama Dzuhur Time, sebuah kegiatan keagamaan rutin yang telah berjalan sejak tahun 2023 dan menjadi bagian penting dalam budaya sekolah.

Selain menyiapkan lulusan yang siap kerja, berwirausaha, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, SMKN Situraja juga menempatkan pendidikan karakter sebagai hal yang sangat penting. Sekolah menyadari bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga oleh nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.

Program ini dilaksanakan setiap hari saat waktu salat Dzuhur tiba. Seluruh aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara, memberikan ruang bagi siswa dan guru untuk bersama-sama melaksanakan ibadah. Lebih dari sekadar rutinitas, Dzuhur Time menjadi sarana pembinaan karakter religius yang terstruktur dan berkelanjutan.

Kepala sekolah, Firman Irawan,S.Pd.M.M.Pd menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk pribadi siswa. “Program Dzuhur Time bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang beriman, berakhlak, dan memiliki kedisiplinan tinggi dalam kehidupan sehari-hari,”

Pelaksanaan kegiatan dimulai dari persiapan wudhu, kemudian dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah di masjid atau mushola sekolah. Setelah itu, kegiatan diisi dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan secara bergiliran oleh guru maupun siswa. Momen ini menjadi ruang belajar yang tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga melatih keberanian dan kemampuan komunikasi siswa. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang menambah kekhusyukan suasana.

Dampak dari program ini sangat terasa. Siswa menjadi lebih disiplin dalam mengatur waktu, terbiasa menjalankan ibadah tepat waktu, serta menunjukkan peningkatan sikap tanggung jawab dan kebersamaan. Lingkungan sekolah pun menjadi lebih religius, nyaman, dan kondusif untuk proses belajar.

Dzuhur Time membuktikan bahwa pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan perubahan besar. Program ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain bahwa pendidikan karakter tidak harus selalu melalui teori, tetapi dapat diwujudkan melalui praktik nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari siswa.

Dengan komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah, SMKN Situraja berhasil menghadirkan sebuah budaya positif yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan moral generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *