Oleh:
ARIP KURNIAWAN, S.Pd*)
Perguruan Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara memiliki semboyan Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani .Ing ngarso sung tulodo yang berarti di depan memberi contoh , ing madya mangun karsa yang berarti di tengah memberi semangat dan tut wuri handayani yang berarti dibelakang memberi dorongan.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia semangat adalah kekuatan (kegembiraan, gairah) batin; keadaan atau suasana batin. Seseorang yang bersemangat akan lebih terpacu untuk melakukan hal hal yang bermanfaat bagi dirinya untuk tercapainya impian dan harapannya. Setiap orang di di dalam dirinya selama ia masih berkeinginan pasti memiliki semangat untuk melangkah dan melakukan sesuatu menuju apa yang di cita citakannya.
Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara Ing Madya Mangun Karsa memberikan suatu dasar kedalam setiap hati seorang guru bahwa guru selalu berada di tengah tengan siswa untuk tetap menuntun dan menjaga semangat yang ada dalam setiap siswa untuk mencapai apa yang dicita-citakan siswa sehingga mereka bisa menjadi insan yang merdeka dan berguna ditengah tengah masyarakat sesuai perannya masing masing.
Filosofi ini juga memberikan pemahaman kepada guru bahwa guru selalu berada ditengah tengah siswa sebagai teman berbagi sebagai penuntun,pembimbing dan penambah kepercayaan diri siswa dalam berposes untuk menambah pengetahuan, kemampuan dan keterampilannya. Guru bukan saja hanya sebagai sosok yang di gugu dan di tiru tetapi juga menjadi sosok dirigen dalam kelas sehingga setiap siswa dalam kelas mampu mengeluarkan nada nada yang indah dari kemampuan masing masing sesuai dengan dasar kodratnya. Dalam setiap langkah yang guru lakukan adalah sebagai pemberi semangat kepada siswa bukan hanya agar siswa naik kelas atau lulus tapi juga semangat untuk meraih mimpi mimpinya.
Filosofi Ki Hajar Dewantara Ing Ngarso Sung Tulodo bisa dimaknai sebagai guru menjadi pemberi inspirasi, model dan teladan dalam setiap tutur kata dan tingkah laku guru yang selalu menginspirasi siswa berprestasi dimana memaknai prestasi bukan hanya sebatas nilai dan angka tetapi prestasi adalah sebuah kemampuan perubahan siswa dari yang tidak tahu menjadi tahu dari yang tidak bisa menjadi bisa, sehingga menumbuhkan sifat semangat dan optimism dalam siswa untuk berubah menjadi pribadi pribadi yang selalu haus akan pengetahuan agar mereka mencapai kebahagiaan sebagai manusia dalam lingkungan masyarakat.
Guru yang selalu bersemangat berada ditengah tengah siswa menuntun dan melayani siswa dengan ramah terbuka dengan berbagai ide menginspirasi dan memberi semangat adalah sosok guru yang diharapkan dalam kondisi sekarang yang penuh dengan informasi apa saja yang bisa didapat siswa baik hal positif maupun negatif. Guru tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan dengan penggaris dan penghapus tetapi menjadi sosok yang murah senyum, ramah dan menginspirasi sehingga siswa menjadi rindu dan senang dengan kehadirannya.
Menjadi seorang guru merupakan suatau takdir yang harus di jalani, yakini bahwa inilah yang terbaik yang Allah berikan ke. Dalam perjalan ini kita menemukan banyak hal yang sebelumnya tidak tahu. Selama ini saya berfikir bahwa guru lah pusat pembelajaran dikelas, siswa itu ibarat kertas kosong yang bisa kita corat coret sekehendak, siswa dapat kita bentuk menjadi yang kita mau dan baik buat mereka menurut saya.
Kita harus sadari bahwa diri inipun maasih harus terus belajar dan mengembangkan diri menjadi lebih baik. selama ini lebih fokus melihat apa yang menjadi kelemahan dalam diri ini dan berusaha untuk memperbaikinya, dan tidak fokus kepada apa kekuatan kelebihan yang kita miliki. Sehingga tidak bisa mengembangan kekuatan dan kelebihan yang kita miliki. Memang tidak salah untuk melihat kompetensi yang kurang dari diri ini untuk perbaikan dan refleksi diri, tetapi kitapun harus memberikan perhatian lebih kepada kekuatan kelebihan yang kita miliki, dengan tetap memegang prinsip menguasai diri agar tidak salah arah dan sombong.
Masukan dan umpan balik dari orang orang sekitar adalah suatu hal yang harus kita anggap sebagai booster kehidupan terlepas dari siapapun yang memberinya, don’t judges a book by its cover. Anti kritik dan menutup pendengaran adalah suatu hal yang bisa menghalangi kita menuju kebahagiaan. Dengarkanlah dulu dan pikiran, itu kunci nya. Ibarat sebuah perjalanan, dalam perjalanan kita akan banyak menemukan hal hal baru,menemukan lobang dan jembatan putus sebagai sebuah rintangan.
Menemukan pohon yang rindang dan berbuah untuk kita nikmati dan berisitrahat sejenak dan banyak lagi baik itu sesuai harapan kita maupun yang tidak sesuai dengan harapan kita. Satu hal yang pasti pepatah mengatakan “tetaplah berharap karena bila kita tidak berharap kita tidak akan menemukan sesuatu yang melebihi harapan kita”. Tetap bergerak ambil inspirasi dari orang disekitarmu dan jadilah inspirasi untuk orang- orang disekitarmu.
*) ARIP KURNIAWAN, S.Pd adalah Kepala SDN Babakan Jawa 1 Kabupaten Majalengka









